Friday, 10 July 2015

Kebutuhan Terhadap Pengambilan Keputusan

Pengambilan Keputusan

Betapa pentingnya seorang pemimpin yang bijaksana dalam sebuah amal islami. Alangkah perlunya alim mujtahid dalam memahami agama ini. Betapa pentingnya seorang penuntut ilmu menentukan sikap yang benar dalam memilih spesialisasi jurusan yang sesuai dengan kecenderungan dan kemampuannya. Berapa banyak perkantoran, perusahaan, dan organisasi yang membutuhkan keputusan yang penuh pertimbangan dan pemikiran yang tajam? Setiap individu sangat membutuhkan kepandaian dan keberanian untuk memecahkan berbagai permasalahan. Tidak diragukan lagi, berbagai krisis yang menimpa umat Islam sepanjang zaman-dengan takdir Allah bersumber dari keputusan yang tidak benar para pemimpinnya. Atau disebabkan pelanggaran atas keputusan mereka, yang mengakibatkan gagalnya sebuah rencana atau tertimpanya kekalahan.

Marilah kita ingat kembali kisah pasukan pemanah pada perang Uhud’. Mereka melanggar keputusan Rasulullah Saw, pemimpin yang bijaksana, sehingga musuh mengepung dan mengalahkan mereka. Renungkanlah kembaliperang Khandaq. Dengan izin Allah, mereka meraih kemenangan disebabkan karena keputusan yang benar sebagaimana usul Salman Al-Farisi. Masuknya musuh besar kaum muslimin, orang-orang Zionis yang beraliran kiri kedalam tubuh umat islam yang satu. Merupakan Bencana yang di sebabkan oleh keputusan yang salah, serta penyimpangan para pemimpin. Akibatnya, kaum muslimin menderita. Bencana ini akan tetap ada sampai Allah memberikan ketetapan-Nya, Terkadang ada juga kasus seseorang dihukum mati disebabkan kekeliruan seorang ahli fikih atau keputusan yang salah dari seseorang alim.

Faktor penyebab kekeliruan dalam mengambil keputusan di antaranya adalah : kebekuan berpikir, piciknya pemahaman, dan tertutupnya pintu ijtihad dalam berbagai permasalahan fikih. Selain itu merasa cukup dengan fatwa-fatwa masa lalu, yang terkadang tidak sesuai dengan realitas kekinian sehingga menjadi beban bagi manusia. Sedangkan Allah tidaklah menjadikan suatu beban dalam agama ini. Akibatnya, tertuplah pintu ijtihad dan muncul dakwaan para pelemah iman yang menuduh bawah islam tidak sesuai dengan perkembangan. Zaman sekarang memiliki berbagai karakteristik yang berbeda dari zaman dahulu. Pada dasarnya fatwa-fatwa juga harus disesuaikan dengannya, yaitu :

1.  Bertambahnya berbagai potensi, kemudahan, serta ilmu pengetahuan dan Teknologi, seperti kemajuan Ilmu Astronomi, perkembangan sarana transportasi, dan sebagainya

2Komleksnya permasalahan di berbagai bidang, baik perekonomian, politik, social, maupun yang lainnya.

3Pertambahan jumlah penduduk, khususnya kaum muslimin. Hal ini semakin memperkuat pentingnya sebuah kajian kontemporer terhadap fatwa dan ijtihad. Sebab, ada sebagian fatwa terkadang memberatkan umat atau mengakibatkan seseorang bias celaka.

Mengambil Keputusan      Bagi pelajar yang akan melanjutkan ke jenjang berikutnya, menentukan pilihan studi sangatlah penting. Pelajar bias memilih jurusan yang paling sesuai dengan bakat, minat, dan kemampuannya. Terkadang terjadi keraguan, karena paksaan orangtua, saran temen dekatnya, atau karena iming-iming keluasan pekerjaan baginya. Akbiatnya, hanya dalam waktu singkat, ia sudah tidak betah untuk melanjutkan kuliah. Atau terkadang bias bertahan agak lama, namun kemudian iya menyadari  kekeliruan pilihannya, tidak sesuai minat nya, terasa sulit, dan merasa tidak mampu untuk menyelesaikannya. Sehingga ia meninggalkan dan beralih kejurusan lain.
      
      Seandainya ia mengkaji keputusannya dengan matang, mengetahui bakat, minat, dan kemampuannya, ia akan menemukan pilihan yang pas baginya, dan mantap untuk menjalaninya. Kita sering mendengar ada perusahaan yang bangkrut dan akhirnya tutup. Ini disebabkan kualitas produk yang rendah, sdikitnya potensi sumberdaya manusia kekurangan dana, dan sebagainya, tidak diragukan lagi setiap individu pasti menghadapi berbagai permasalahan. Ia merasa bingung di persimpangan jalan, karena beban dan tuntunan hidupnya semakin bertambah banyak. Solusi yang tepat untuk semua permasalahan tersebut adalah kebijaksanaan yang mendalam, pemikiran yang matang, dan pandangan yang luas, agar penentuan keputusannya dari ketergesa-gesaan.
      
       
       Sekian artikel kebutuhan pengambilan keputusan , semoga bermanfaat ;)
       Tunggu artikel menarik dan bermanfaat selanjutnya
       hanya di www.niceposting.blogspot.com


Hastag :
#Seni mengambil keputusan #Cara yang benar mengambil keputusan
#Keputusan dalam islam #Mengambil keputusan #Keputusan diri sendiri


Artikel Terkait


EmoticonEmoticon