Wednesday, 22 July 2015

Tips Persiapan Memasuki Kelas Baru

Belajar di kelas baru

Persiapan di Awal Kelas
Memasuki kelas dalam satu dan lain hal bisa jadi merupakan prosesi rutin yang input dari perhatian untuk mengoptimalkannya. Namun, katakan tidak sejak saat ini. Kemampuan menciptakan seluruh kegembiraan belajar akan diawali dengan persiapan yang dapat Anda lakukan sebelum memasuki kelas.

Beberapa hal yang dapat Anda lakukan sebelum memasuki kelas baru dapat dikategorikan sebagai berikut

 Belajar di kelas baru1. Siapkan mental Belajar

Menyiapkan mental berarti menyiapkan sikap yang diperlukan sebagai jaring penangkap keberkahan ilmu. Seseorang yang siap secara mental untuk belajar akan membuatnya mencurahkan perhatian penuh terhadap pelajaran yang dipelajarinya agar dapat berprestasi dengan baik. Dengan begitu, seseorang dapat menyelesaikan tugas yang dihadapinya.

2. Siapkan pertanyaan untuk yang kurang jelas

Saat Anda membaca buku untuk materi tertentu, sebuah aktivitas yang baik kalau Anda memberikan tanda-tanda tertentu sebagai bukti interaksi Anda dengan buku. Salah satu di antaranya adalah membubuhkan tanda tanya di pinggir buku yang Anda baca. Ini merupakan kode kesulitan dalam memahami materi tersebut. Jangan sungkan untuk membawa kebingungan Anda saat membaca tersebut dengan cara mengajukan pertanyaan kepada guru untuk mendapatkan jawaban yang diharapkan. Berikan tanda centang begitu pertanyaan tersebut terjawab.

3. Mendahului Pelajaran

Dalam setiap belajar mata pelajaran atau mata kuliah, buku pegangan yang digunakan sebagai bahan pembelajaran baik sebagai buku wajib maupun buku penunjang tentu sudah ditentukan. Tidak ada salahnya bila Anda berada selangkah di depan pengetahuan teman lainnya dengan mendahului pelajaran. Caranya adalah dahului membaca pelajaran yang sedang diajarkan di kelas. Mendahului pelajaran akan menghasilkan efek rasa percaya diri lebih besar dari biasanya dan dapat menjawab pertanyaan yang diajukan guru dengan lebih baik. Yang lebih penting, Anda dapat mengetahui gambaran hal-hal penting atau garis-garis besar materi yang akan dijelaskan sehingga akan mempermudah Anda untuk menangkap penjelasan guru.

4. Tinjau seluruh tugas

Tugas dalam hal ini identik dengan pekerjaan rumah, yang didefinisikan sebagai traetment untuk mencapai ketuntasan belajar minimal. Makna perkerjaan rumah dalam hal ini berarti suatu pekerjaan yang umum sifatnya, meliputi semua hal yang ingin diulang, atau bahkan mengeksplorasikan suatu konsep yang belum dipelajari. Hal itu benar, namun belum tentu bentuk tugas tersebut hanya pekerjaan rumah. Bisa saja di antara tugas tersebut ada yang berupa tugas proyek, tugas mandiri, atau tugas membuat paper.

Biasanya, tugas yang paling sering diberikan di kelas meliputi pekerjaan rumah ini. Hanya ada dua tujuan pemberian pekerjaan rumah, yaitu:

1. Sebagai remedial, diberikan kepada pembelajar yang kemampuannya tertinggal dari target pencapaian tertentu;

2. Sebagai pengayaan, diberikan kepada pembelajar yang telah melampaui target pencapaian tertentu.

Tujuan diberikannya pekerjaan rumah dengan kata lain akan memberikan pengalaman lebih besar untuk menemukan pemecahan masalah di rumah sehingga akan memperkecil ketertinggalan dari ketuntasan belajar juga untuk menghindari kebosanan belajar.

Saat Anda mendapatkan pekerjaan rumah ini, segera selesaikan. Jangan menunda-nunda, apalagi mengharapkan bantuan dari teman. Setiap kali pemberian tugas, biasanya, selesainya pekerjaan rumahini akan menjadi catatan atau perhatian khusus dari kebanyakan guru/dosen.

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon