Sunday, 23 August 2015

Cara Menghadapi Rasa Takut ditolak

Cara Menghadapi Rasa Takut

"Cewek cantik Bro. Cakepnyaa. Itu udah kayak kombinasi Revalina S. Temat sama Dian Sastro. Ajak kenalan gih." "Hah? Nggak berani gue, Entar kalau ditolak gimana?" Kemudian, cewek cakep tersebut akan menjadi bahasan dengan geng kamu selama beberapa menit ke depan. Pembahasannya macam-macam, ada yang nawarin ide cara berkenalan, ada yang curhat kalau dia takut untuk kenalan dengan cewek, ada juga yang cerita kalau dia nggak mungkin kenalan dengan cewek karena gengsi.

Semua pada pengen kenalan, semua pada ngarep pengen ngajak ngobrol cewek itu, tetapi nggak ada yang berani. Takut dianggap aneh, takut malah dijauhi, takut cowoknya datang, dan ketakutan-ketakutan tak beralasan lainnya. Cowok yang sering ngumpul bareng temen-temennya pasti udah hafal banget dengan situasi seperti ini.

Biasanya, penyakit ini juga terjadi jika kamu adalah seorang eksekutif muda. Suatu saat kamu memasuki sebuah pesta yang penuh dengan orang dan semua terlibat dalam pembicaraan menyenangkan. Anda yang tertawa, ada yang lagi ngobrol serius, dan ada yang berbisik.

Kenalan dengan wanitaKamu melihat satu per satu wajah orang yang ada di dalam ruangan tersebut dan tidak mengenal satupun. Kamu pun mulai khawatir akan melewatkan acara dalam kesendirian. Kamu ingin sekali bergabung dalam pembicaraan orang-orang tersebut, membaur, dan berkenalan dengan mereka. Namun, khawatir orang lain akan mengecapmu sebagai pengganggu, khawatir ditolak, dan takut dicuekin mulai mengganggumu. Akhirnya, kamu hanya muter-muter keliling tempat pesta, ambil minum, makanan, dan tenggelam dalam perasaan sendiri di tengah keramaian sampai waktu pulang.

Ketika ingin mengajak berkenalan dan ngobrol dengan orang asing, abaikan perasaan takut, kemudian bentuk bahasa tubuh percaya diri. Meskipun dalam jiwa merasakan ketakutan yang amat sangat, tetapi tubuh harus tetap menunjukan rasa kepercayaan diri yang kokoh. Rasa percaya diri yang didapat setelah dengan berani melangkah dari rasa takut bisa membuatmu sangat puas dan ketagihan. Kamu menjadi nggak sabar untuk mulai berkenalan dan ngobrol dengan orang lain lagi.

Setelah memberanikan diri untuk maju dan memutuskan untuk mengambil risiko ditolak, jadilah orang pertama yang menyapa terlebih dahulu dan mengambil inisiatif untuk memulai obrolan. Dengan begitu, obrolan akan mendapat lebih banyak respon positif dan pada akhirnya ketakutan terhadap penolakan perlahan-lahan memudar.

Keuntungan lain dari mengajak ngobrol terlebih dahulu adalah kesempatan untuk mengarahkan pembicaraan dan memberikan kesan percaya diri, ramah, dan terbuka. Selain itu, secara tidak langsung, kamu juga menguji orang yang kamu ajak ngobrol sebagai orang menarik. Sebab, kamu sudah menunjukan keinginan untuk memulai obrolan dengannya.

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon