Friday, 11 September 2015

Cara Berkenalan dengan Cowok khusus untuk Cewek

Opener untuk Cewek ke Cowok

kenalan dengan cowok

Banyak cewek yang berpikir bahwa berkenalan itu tugas dan tanggung jawab cowok. Oleh karena itu, kebanyakan cewek nggak mau usaha dan ambil pusing soal kenal-kenalan. Sekarang ini, ungkapan" cowok memilih dan cewek menolak" sudah nggak zamannya lagi. Iya kalau pilihan buat cewek itu banyak dan bekualitas. Nah, bagaimana kalau pilihan yang ada cupu semua? Nah lo. Bingung juga, 'kan?

Suatu ketika, saat ada cowok ganteng yang lagi nongkrong di kafe favoritmu dan duduknya hanya selisih satu meja dengan tempat duduk. Apa yang akan kamu lakukan? Memandangnya beberapa saat di meja sebelah, lalu mengalihkan pandangan? Atau, memberi senyum malu-malu ketika kamu dan dia berpapasan muka, sambil berharap dia mengambil inisiatif untuk nyamperin kamu? Atau, menggunakan telepati dan kekuatan pikiran yang dapat menggerakanya untuk berkenalan denganmu?

Itu memang prosedur standar yang dilakukan cewek ketika melihat cowok cakep. Banyak banget cewek yang pemalu saat berkenalan dengan cowok yang dia suka. Namun, dalam artikel ini, kamu tidak akan diajari seperti itu. Artikel ini mengajakmu untuk make your move.

Sama seperti cewek, umumnya cowok juga malu dan takut untuk ngajak ngobrol cewek yang dia suka. Kelihatanya janta, jago berantem, pintar pidato, dan fasih ngomong di depan ribuan orang. Namun, kalau sudah berhubungan dengan mengajak ngobrol orang yang dia suka, nyalinya mendadak cupu bangat.

Nah, kamu misalnya cowok idaman yang sering kamu lihat termasuk tipe begitu, sementara kamu juga malu-malu dan nggak mau maju kenalan, lalu kapan ketemunya? Kapan ngobrolnya? Kapan kencannya? Oleh karena itu, sekarang, waktunya kamu ambil inisiatif sebagai cewek modern yang berpikiran maju. Nggak perlu terang-terangan seperti kalau cowok memulai kenalan. Gunakan konsep OPENER yang aman, misalnya konsep situasional atau modus.

A. Meminta Pendapat dari Situasi yang Diciptakan  

Konsep ini merupakan gabungan dari indirect dan situasional. Indirect berarti kamu harus nyamperin dan menanyakan tentang opini. Sementara, di konsep gabungan ini, kamu menciptakan situasi dan meminta pendapatnya kalau perlu, tambah sedikit akting.

Sebagai contoh, ketika dia lagi duduk-duduk menunggu sesuatu dan sebelahnya ada kursi kosong, duduklah di dekatnya. Lalu, keluarkan HP dan perpura-pura membaca sms. Setelah itu, kamu bisa berakting bingung atau gelisah. Lihat sekeliling sebentar, kemudian buka obrolan dengannya.

Contoh


  • "Kalau cowok lagi marah, gimana sih cara ngamil hatinya?"
  • "Kado buat keponakan cowok umur 5 tahun apa ya?"
  • "Tahu tempat makan paling enak nggak di sekitar sini?"

B. Berani nyamperin 

Kalau kamu termasuk cewek yang bernai maju, minta tolonglah sesuatu kepadanya. Hal ini bisa menjadi opener yang bagus.

Contoh  

"Hai, ganggu sebentar, boleh? Mau minta tolong nih. Bisa bukain chasing HP nggak ya?"

Nggak terlalu terang-terangan, 'kan? Saat hendak melakukanya, mungkin kamu sedikit khawatir dia bakal ngecap kamu terlalu agresif, nggak tahu malu, dan sebagainya. Tenang saja, dia nggak akan berpikir seperti itu. Justru, dia akan senang karena egonya mengambil alih pikirannya. Siapa sih yang nggak bangga kalau ada orang asing ngegodain dia?   

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon