Monday, 28 September 2015

Cara Mendapat Banyak Teman

Ciptakan Ikatan dengan Ketertarikan

Banyak Temen


Dale Carnegie, di dalam bukunya yang melegenda How to Win a Friend and Influence People , menyebutkan bahwa dalam waktu dua bulan, kamu bisa mendapat lebih banyak kawan dengan cara tertarik pada orang lain terlebih dahulu, dibanding mengusahakan orang lain untuk tertarik padamu. Sebab, pada umumnya, orang tidak akan tertarik pada orang lain dan hanya tertarik pada diri sendiri.

Sebuah studi juga dilakukan perusahaan telepon di New York untuk menganalisis kata yang paling sering digunakan saat melakukan pembicaraan di telepon. Hasilnya, kata ganti orang pertama (saya), digunakan sebanyak 3.900 kali pada 500 percakapan telepon. Dari penelitian ini, terlihat jelas bahwa orang sangat ingin dihargai. Mereka sangat ingin eksis dan lebih sering bercerita tentang diri sendiri.

Tanggapi apa yang orang katakan dengan penuh perhatian dan energi positif. Perkuat pandangan positif terhadap orang tersebut. Sikap kamu yang penuh antusias terhadap apa yang lawan bicarakan, membuat orang menghargai kamu sebagai orang yang mahir bercakap, Mereka akan merasa bahwa kamu menaruh minat pada apa yang mereka katakan. Kamu akan selalu menjadi teman bicara yang disenangi semua orang.

Saat lawan bicara bercerita tentang hewan peliharaan yang dia miliki di rumah, maka tanggapi dengan antusias. Misalnya dengan berkata, "Kamu punya hewan di rumah? Waah, menyenangkan sekali. Siapa namanya? Dia penurut nggak?"

Atau, ketika lawan bicara memberitahukan tentang anaknya yang baru lahir, maka jadilah orang yang ikut senang mendengarnya. Misalnya dengan berkata, "Waah, anakmu sudah lahir? Syukurlah. Proses kelahirannya gimana? Pasti menyenangkan sekali punya anggota keluarga baru. Siapa namanya?"

Lawan bicaramu akan sangat antusias dalam menceritakan tentang kisahnya. Sebab, kamu juga ikut antusias untuk mendengarkan ceritanya. Kalau dia sudah antusias bercerita, kamu cukup mendengar ceritanya dan dorong dia untuk cerita lebih banyak. Dijamin, setelah percakapan, dia akan mengingatmu sebagai orang yang menyenagkan dan langkah berikutnya aura positif dan ramah, biasakan diri untuk memberikan pujian. Pujilah sekecil apa pun hal positif yang sudah dilakukan orang lain. Misalnya, dari obrolannya, ia bercerita bahwa dia pernah mendapat penghargaan di kampus atau sekolah. Sebaiknya, kamu berkata, "Hebat sekali! Nggak mudah lho mendapat penghargaan di kampus. Biasanya, dunia kampus banyak godaan dan malas-malasan. Tapi, kamu bisa dapet penghargaan gitu. Apa rahasianya?"

Atau, saat kamu melihat seseorang tampak bagus dengan pakaian yang mereka kenakan. Maka, sebaiknya kamu berkata, "Setelah jas yang Bapak kenakan baru ya? Bapak jadi kelihatan segar menggunakannya."

Dijamin, setelah mendengar pujianmu, dia akan tersipu malu. Jika dia termasuk orang pemalu dan nggak biasa menerima pujian, dia akan mengelak dengan berkata, "Ah bisa saja", "gombal banget sih","ini belinya di obrolan, masa bagus sih", dansebagainya. Namun, di balik kata-katanya yang menganggap kamu berlebihan, dia senang sekali. Setelah itu, dia akan langsung menuju cermin untuk mengagumi dirinya.

Bicara soal pujian, cara untuk menerima pujian bukalah dengan mengecilkan diri. Mungkin, kamu bermaksud untuk dianggap sebagai orang yang rendah hati dengan merendahkan hal yang telah dipuji orang lain. Namun, cara terbaik untuk menerima pujian adalah dengan mengucapkan terimakasih.

Anggap pujian itu seperti sebuah hadiah dan kado dari orang lain. Ketika orang lain memberikan kado, apakah kamu menolak dan memberitahukan kepadanya bahwa kamu nggak butuh kado dari dia? Terkesan nggak menghargai, bukan? Lalu, gimana cara menerima kado yang baik? Cara terbaik adalah dengan tersenyum dan mengucapkan terimakasih kepada yang memberikan. Kalau perlu, berikan juga dia kado dengan cara memuji balik orang tersebut. Misalnya, "Kamu juga keren kok, Bro. Aku suka sama kemeja yang kamu pakai, kesannya eksmud (eksekutif muda) banget."

Tetapi, kalau yang memuji cewek atau teman spesialmu, terima pujian itu dengan tambahan kata-kata penuh percaya diri. Misalnya, "Iya, aku tau kok" atau "Lho, baru nyadar kalau aku ganteng? 'Kan udah dari dulu?"

Dengan melakukan kedua hal tersebut, kamu bisa membuat orang lain merasa dirinya disukai. Ketika orang lain merasa dirinya disukai, maka otomatis ia juga akan menyukai kamu juga.

 

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon