Tuesday, 22 September 2015

Membuat Persiapan untuk Memperkenalkan Diri

Saat pertama kali bertemu dengan orang baru, kamu pasti akan ditanya hal-hal yang bersifat pribadi, seperti "apa pekerjaanmu", "tinggal di mana", "dari mana asalmu", atau "kuliah di mana". Dalam kondisi seperti ini, jangan pernah memberikan jawaban singkat pada pertanyaan-pertanyaan tersebut.


Memperkenalkan diriMisalnya, kamu adalah seorang perencana keuangan yang berkerja di asuransi atau produk-produk keuangan lainnya. Maka, kamu bisa menjawab, "Aku financial planner' yang merencanakan dan mengatur keuangan klien. Uang itu bisa di taruh di pasar uang, saham, atau asuransi. Di mana uang di taruh, pasti ada risikonya. Nah, karena semua ada risikonya, tugasku memperhitungkan risiko dan membagi dana-dana tersebut supaya risiko dapat di minimalisir."

Kalau ingin lebih misterius dan menarik lawan bicara, kamu bisa menjawab pertanyaan tersebut sambil bercanda. Misalnya, "Aku seorang agen rahasia yang sedang dalam misi penyamaran." Atau, jika kamu ditanya "kuliah di mana?, jawablah dengan bertanya, "Kamu tahu kampus negri terkenal yang ada di bandung?" Tunggu sampai ia mengangguk, kemudian lanjutkan dengan pernyataan , "Aku nggak kuliah di sana." Jika kamu ditanya "dari mana asalmu?", jawablah dengan sedikit panjang lebar, Misalnya "Abad 22, aku datang bareng Doraemon. Tapi, Doraemon sekarang lagi sama Nobita dan aku lagi sama Shizuka (Sambil mengerling ke dia)."

Keuntungan dari memperkenalkan diri dengan cara seperti ini adalah selalu memiliki bahan obrolan menarik lain. Ketika kamu memperkenalkan jenis pekerjaan sebagai perencana keuangan dan apa yang kamu lakukan, dia akan memiliki topik yang bisa ditanyakan tentang pekerjaan tersebut. Kalau kamu menjawab dengan asal dan misterius, dia akan bingung dan takjub antara kamu serius atau sedang bercanda. Intrik di dalam pikirannya tersebut membuatmu terlihat lebih menarik dibanding menjawab langsung pertanyaan dengan satu kata.

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon