Thursday, 3 September 2015

Mudah Bergaul dengan Orang Baru


Mudah Bergaul

Suasana hati seseorang nggak selamanya dalam kondisi asyik, ramah, menyenangkan, dan terbuka untuk ngobrol dengan orang baru. Ada kalanya, orang yang asyik juga mempunyai masalah, banyak pikiran, jenuh dengan keadaan, sehingga malas untuk bergaul dan bercengkrama atau ngobrol asyik dengan orang lain. Ada yang menyebut hal ini sebagai mood , suasana hati, perasaan, dan sebagainya.

Oleh karena itu, sebelum mulai untuk membaur dan bergaul dengan orang-orang di luar sana, kamu harus menghangatkan mood terlebih dahulu. Kamu harus bisa menjadi ramah dan bersahabat. Intinya, orang tidak mau tahun dan mengerti kondisi hati kamu saat ini. Jika kamu merengut dan cemberut ketika ngobrol dan berkenalan dengan orang baru, kesan pertama yang tampak dari adalah orang pemarah, cemberut, dan tidak menyenangkan. Jarang ada orang yang mau mengerti dan bertanya dengan penuh simpati, " Kamu lagi ada masalah ya, kok cemberut gitu?"

Orang yang berpengalaman dalam bergaul, biasanya dapat mengubah suasana hati mereka dengan cepat; dari yang tadinya sedang berpikir tentang tagihan kartu kredit, nilai kuliah yang jelek, berantem dengan kekasih, serta hal-hal yang memusingkan kepala lainnya, dapat langsung berubah menjadi ramah dan bersahabat ketika bertemu dengan orang lain. Namun, sebelum kamu bisa menjadi orang seperti itu, sebaiknya lakukan social warming up atau pemanasan sosial terlebih dahulu.

Bagaimana pemanasan sosial yang dianjurkan? Cara terbaik untuk melakukan pemanasan sosial adalah bersosialisasi dengan orang lain. Cobalah ngobrol dengan orang-orang yang ada di sekitarmu untuk melenturkan otot social. Orang tersebut bisa siapa saja, baik penjaga pintu, cleaning service, satpam, kasir, sopit taxi, orang yang kebetulan berjalan dan sama-sama mau ke event yang kamu kunjungi, atau yang lainnya. Mereka adalah orang-orang yang cocok untuk dijadikan target pemanasan sosial. Kenapa? Sebab, ketika ngobrol dengan mereka, kamu nggak mendapat tekanan apapun. Ngobrol dengan mereka adalah hal wajar yang orang lain lakukan sehingga kamu tidak tampak aneh. Mereka juga akan selalu bersikap ramah. Mereka nggak akan menolak obrolan kamu.

Hampir mereka, ajak mereka ngobrol, dan tanyakan tentang suatu hal. Lebih seru lagi, kalau yang ditanya adalah hal yang nggak menarik, bahkan terkesan polos dan konyol. Sebagai contoh sebagai berikut :

"Kok di mall ke Venue rame bangat ya? "Apa sih yang menarik di sini?"

"Hai, mau ke Venue juga ya? Udah bawa map belum? Katanya, di dalam wajib bawa map loh?

"Toko buku di sini di mana ya?"

"Kalau mau fotokopi KTP di mana ya?"

"Toiletnya di mana ya? Bersih nggak? Mau numpang mandi nih."

"Mbak, sbentar deh, mau nanya, punya pompa angin nggak?"

Apapun jawaban yang kamu dapat, santai saja! Anggaplah hal itu sebagai jawaban yang nggak penting. Sebab, tujuan pemanasan sosial adalah untuk bersenang-senang, melonggarkan saraf serius, dan mempersiapkan diri untuk target yang lebih serius.

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon