Saturday, 3 October 2015

Bagian-bagian Tumbuhan Pisang




b. Batang Pisang

Pisang adalah tumbuhan yang unik. Batang yanag sebenarnya justru disebut umbi atau rimpang. Sedangkan batang semu (palsu) kerap dianggap sebagai batang sesungguhnya. Batang semua berwarna hijau, tidak bercabang dengan ketinggian mencapai 6-7,5 m. Batang semu terbentuk oleh tumpang tindih padat pelepah daun (selubang daun) yang tumbuh dari batang bawah tanah hingga mencapai ketebalan 20-50 cm (Nuskha Amri Luqman, 2012.). Meskipun batang semu ini sangat tebal dan sebagian besar terdiri atas air, batang ini sangat kokoh dan mampu menyongkong beratnya hingga 50 kg atau lebih (Anne Vezina, 2013). Bagian inilah yang kerap dijadikan sumber air bagi masyarakat Pulau Palue, NTT dan bermanfaat untuk obat karena bersifat mendinginkan.


Hampir semua orang telah mengenal bagian-bagian tumbuhan pisang. Beberapa bagian pisang diyakini dapat di manfaatkan sebagai obat tradisional ( obat rumah tangga). Namun tak sedikit yang masih bingung untuk membedakan antara "pelepah pisang dengan batang pisang" atau "bagaimanakah bentuk bunga jantan". Sebelum mencicipi keanekaragaman manfaat pisang dari sisi herbal, marilah mengenal bagian bagian pisang lebih dekat melalui morfologinya. Morfologi pisang akan membantu mengenal bagian-bagian pisang lebih detail dan benar.


a. Bonggol


Bonggol yang biasa kita lihat adalah bagian bawah batang pisang yang mengembang berupa umbi. Pucuk lateral (sucker) muncul dari kuncup pada bonggol yang selanjutnya tumbuh menjadi tanaman pisang (I.W. Mudita, 2012.)




c. Daun Pisang


Daun pada tumbuhan ini tergolong daun lengkap. Pada daun dewasa terdiri atas pelepah daun, tangkai daun, dan helaian daun (Novi Pranitasari, 2011). Helai daun yang tumbuh di kanan kiri tulang daun di sebut lembar taun. Daun pisang memiliki bentuk memanjang. Permukaan daun dan bawahnya dilapisi lilin sehingga daun tidak mudah basah karena tetesan air tapi mudah sobek akibat angin. Bagian daun ini kerap dimanfaatkan penduduk untuk memasak atau sebagai bahan pelengkap makanan dan upacara adat.




Daun cerutu adalah daun yang baru muncul dalam kondisi menggulung. Daun cerutu akan berubah menjadi helaian daun dalam waktu 7 hari pada kondisi iklim yang baik atau 15-20 hari (I.W.Mudita,2012). Bagian daun inilah yang sering dimanfaatkan masyarakat sebagai obat herbal.


d. Bunga Pisang


Menurut I Wayan Mudita (2012), pada akhir pertumbuhan vegetatif, batang pisang akan menghasilkan pertumbuhan memanjang untuk membentuk rangkaian bunga. Rangkaian bunga pisang terdiri atas beberapa baris bunga yang masing-masing ditiup dengan seludang (bract) yang ketika belum membuka disebut jantung pisang.






Bunga Pisang Tergolong sebagai bunga unisexual berumah satu (monoecus) . Bunga pisang juga masuk dalam golongan bunga majemuk dengan karangan bunga berbentuk bulir (spica) yang diselubungi seludang daun (sphata) berwarna merah (Ferry Dwi, 2012.). Bagian sphata adalah bagian dari bunga yang paling sering dimanfaatkan sebagai obat.


e. Buah Pisang


Buah pisang umumnya tidak berbiji atau bersifat partenokarpi , artinya proses pembentukan buah tanpa terjadinya pembuahan sebelumnya. Buah partenokarpi bisa terbentuk dengan atau tanpa peristiwa penyerbukan. Khusus pisang, tidak memerlukan penyerbukan (Wikipedia, anonim, 2013).


Buah pisang (finger) berasal dari perkembangan masing-masing bunga pisang. Seluruh individu buah yang berkembang dari barisan bunga dalam satu sludang disebut sisir (tier). Buah pisang secara individu tergolong sebagai buah berry (leathery berry) yang terdiri atas kulit buah (peel atau skin) dan daging buah yang terbagi menjadi tiga juring (I.W. Mudita, 2012). Buah pisang berkulit hijau pada saat masih mudah dan berubah menjadi kuning atau tetap hijau, namun ada juga yang merah ketika tua.


f. Biji




Dalam salah satu pembicaraan singkat dengan I Wayan Mudita (2013), diperoleh informasi bahwa sebagian besar pisang yang ada di sekitar kita merupakan hasil persilangan antara M. acuminata dan M. Balbisiana . Oleh karena itu, ada sebagaian buah pisang yang berbiji dan ada pula yang tidak berbiji. Biji pisang mudah ditemukan pada buah pisang kluthuk. Warnanya hitam dan bertekstur keras. Biji pada buah pisang hanya sebagai bagian dari buah

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon